Diduga Layani “Plus-Plus” Berkedok Massage, APAM Pekanbaru Siapkan Aksi Demonstrasi ke Crown Massage, ONE1 Men’s Health SPA dan Satpol PP

PEKANBARU, ForumAspirasi.id – Aliansi Pemuda Anti Maksiat (APAM) Pekanbaru menyiapkan aksi demonstrasi terkait dugaan praktik maksiat berkedok usaha massage di Kota Pekanbaru. Dua lokasi yang menjadi perhatian APAM Pekanbaru yakni Crown Massage di kawasan Jalan Soekarno-Hatta dan ONE1 Men’s Health SPA di Komplek Ruko CNN, Jalan Tuanku Tambusai.

Koordinator Aksi APAM Pekanbaru, Afdal, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran langsung terhadap kedua tempat tersebut. Dari hasil investigasi yang dilakukan, APAM menduga aktivitas di lokasi tidak sebatas layanan massage atau spa sebagaimana usaha yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Dari penelusuran dan investigasi kita, kedua tempat ini kami duga bukan hanya melayani spa atau massage biasa, tetapi diduga melayani plus plus atau prostitusi berkedok tempat massage,” ujar Afdal kepada media ini, Senin (21/9/2026).

Menurut Afdal, dugaan tersebut menjadi dasar APAM untuk meminta Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan usaha maupun perizinan kedua tempat tersebut.

Ia juga menyebut pihaknya menduga Crown Massage dan ONE1 Men’s Health SPA memiliki keterkaitan kepemilikan atau berada di bawah satu pengelola.

APAM Pekanbaru juga mempertanyakan pengawasan Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), terhadap tempat usaha yang diduga menyalahgunakan izin atau menjalankan aktivitas yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Apakah mereka dapat setoran? Kami minta kepada Satpol PP Pekanbaru periksa dan cabut izinnya apabila memang tidak sesuai. Karena kami menduga tempat itu dijadikan tempat maksiat,” tegas Afdal.

Ia menegaskan APAM Pekanbaru tidak mempersoalkan keberadaan usaha massage maupun spa selama kegiatan yang dilakukan sesuai izin dan ketentuan yang berlaku. Namun, APAM menolak apabila usaha tersebut digunakan sebagai kedok untuk aktivitas prostitusi atau praktik lain yang melanggar aturan.

“Kita dukung usahanya, tapi kita tolak bila tempat usaha itu dijadikan tempat maksiat dan tidak sesuai perizinannya,” katanya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, APAM Pekanbaru berencana menggelar Aksi Demonstrasi di depan lokasi Crown Massage dan ONE1 Men’s Health SPA. Setelah itu, aksi akan dilanjutkan ke kantor Satpol PP Kota Pekanbaru.

Afdal mengatakan pihaknya segera menyampaikan surat pemberitahuan aksi kepada Polresta Pekanbaru. APAM juga menyatakan siap menyerahkan bukti pendukung yang mereka klaim diperoleh dari hasil penelusuran di lapangan kepada instansi berwenang.

“Kita akan segera memasukkan surat pemberitahuan aksi di Polresta Pekanbaru. Titik aksi di depan ONE1 Men’s Health SPA dan Crown Massage, kemudian dilanjutkan ke kantor Satpol PP Pekanbaru,” ujarnya.

“Kami minta periksa perizinannya. Cabut izinnya bila tidak sesuai. Kami akan bantu memberikan bukti-bukti pendukung yang berhasil kami ambil di tempat,” tutup Afdal.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai dugaan layanan “plus plus”, pihak yang disebut sebagai manajer tempat tersebut, berinisial C, tidak memberikan jawaban tegas. C hanya meminta media datang langsung ke lokasi.

“Tidak tahu juga. Silakan datang ke tempat,” singkatnya.

Namun, ketika dimintai tanggapan terkait rencana aksi demonstrasi yang akan dilakukan APAM Pekanbaru, C justru mengarahkan media untuk meminta penjelasan kepada pihak humas.

“Bisa hubungi humas kita aja ya, Bang,” ujar C.

Terpisah, Humas Crown Massage dan ONE1 Men’s Health SPA, Andre Yohanes, ketika dikonfirmasi media ini terkait hal tersebut mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak diperbolehkan dan tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP).

“Setahu saya, ini tidak diperbolehkan di sana dan tidak ada SOP untuk hal ini,” kata Andre.

Eric D Juntak, SH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *