KUANTAN SINGINGI | ForumAspirasi.id – Progres pembangunan venue Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau terus dikebut menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026. Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby turun langsung meninjau lokasi pembangunan di kawasan Teluk Kuantan, Selasa (9/6/2026).
Didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Suhardiman meninjau satu per satu titik yang akan menjadi pusat kegiatan MTQ. Mulai dari arena utama tilawah, panggung kehormatan, tribun penonton, area kafilah hingga akses jalan masuk menjadi fokus pengawasan. Kehadiran orang nomor satu di Kuansing itu sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah ajang keagamaan terbesar di Provinsi Riau.
Menurut Suhardiman, MTQ bukan hanya agenda perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum mempertaruhkan nama baik daerah di hadapan seluruh kabupaten dan kota di Riau. Karena itu, ia menegaskan tidak boleh ada pekerjaan yang terlambat ataupun terbengkalai menjelang hari pelaksanaan.
“Tidak ada kata terlambat. Semua OPD harus bekerja maksimal sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Kuansing harus tampil beda, rapi, bersih, dan siap melayani ribuan kafilah serta tamu yang datang,” tegas Suhardiman saat memberikan arahan di lokasi pembangunan.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pembangunan masih berlangsung intensif. Sejumlah pekerja tampak menyelesaikan berbagai bagian konstruksi, sementara material bangunan dan tumpukan batu masih terlihat di beberapa sudut area. Untuk alasan keamanan, kawasan proyek juga dipagari seng dan diawasi secara ketat agar pengerjaan dapat berjalan tanpa hambatan.
Bupati turut mengingatkan pentingnya memperhatikan detail-detail pendukung yang sering kali luput dari perhatian.
Selain memastikan bangunan utama selesai tepat waktu, ia meminta seluruh fasilitas penunjang seperti penerangan, kebersihan lingkungan, toilet umum, drainase, hingga estetika kawasan juga harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, kesan yang dibawa pulang para tamu akan menjadi cerminan keberhasilan Kuansing sebagai tuan rumah.
“Tamu dari luar Kuansing harus pulang dengan kesan yang baik. Jangan hanya bangun panggung megah, tetapi lingkungan sekitar juga harus bersih, nyaman, dan tertata. Itu menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujarnya kepada jajaran Dinas PUPR dan Dinas Perkim yang ikut mendampingi peninjauan.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menargetkan seluruh pekerjaan fisik venue dapat diselesaikan sebelum pembukaan MTQ.
Untuk mencapai target tersebut, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar tidak muncul kendala teknis di lapangan. Dengan turun langsung melakukan pengawasan, Suhardiman berharap seluruh tim pelaksana semakin termotivasi untuk bekerja maksimal sehingga MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau dapat berlangsung sukses dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta maupun tamu yang hadir.












