KUANTAN SINGINGI | ForumAspirasi.id – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Riau ke-44 dan Pacu Jalur Rayon II terus dimatangkan oleh panitia dan pemerintah daerah. Menjelang pelaksanaan yang tinggal menghitung hari, berbagai skenario teknis mulai disusun, termasuk kemungkinan perubahan jadwal perlombaan Pacu Jalur akibat padatnya rangkaian kegiatan MTQ yang akan dipusatkan di Teluk Kuantan. Hal itu mengemuka dalam rapat pematangan persiapan Pacu Jalur Rayon II yang digelar di Gedung Narosa Teluk Kuantan, Rabu (10/6/2026).
Rapat dipimpin Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II, Indra Sukri ST MPd, dan dihadiri Camat Kuantan Tengah Eka Putra SSos MSi, Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, Danramil Kuantan Tengah, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Desi Verawati serta para koordinator seksi.
Indra Sukri mengungkapkan, Pacu Jalur Rayon II yang semula dijadwalkan berlangsung selama tiga hari pada 27 hingga 29 Juni 2026 berpotensi bertambah menjadi empat hari. Kondisi itu dipicu oleh pelaksanaan pawai ta’aruf perahu hias MTQ Riau yang akan berlangsung di hari pertama dan melibatkan kontingen dari 12 kabupaten/kota se-Riau.
Menurutnya, pawai perahu hias akan memanfaatkan kawasan Tepian Narosa yang juga menjadi arena utama Pacu Jalur. Akibatnya, jumlah hilir yang bisa dilaksanakan pada hari pertama diperkirakan hanya sekitar 10 kali hilir. Sisa perlombaan akan dilanjutkan pada hari berikutnya sehingga membutuhkan tambahan waktu pelaksanaan.
“Karena hari pertama akan digunakan untuk pawai ta’aruf perahu hias kabupaten dan kota di Tepian Narosa, maka kita memprediksi Pacu Jalur Rayon II menjadi empat hari. Apalagi jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 70 jalur,” ujar Indra Sukri.
Selain membahas jadwal perlombaan, rapat juga membicarakan kesiapan hadiah bagi para pemenang. Panitia memastikan adanya tambahan hadiah dari Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby MM untuk memacu semangat para atlet jalur yang akan bertanding. Tambahan hadiah tersebut diberikan kepada peraih juara I, II dan III masing-masing sebesar Rp10 juta.
Tak hanya itu, para juara utama juga akan memperoleh tambahan hadiah berupa seekor sapi dari donatur. Dengan tambahan tersebut, juara pertama akan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp27 juta, piala, tonggol juara dan seekor sapi. Sementara juara kedua memperoleh Rp25 juta, piala, tonggol juara, piagam penghargaan dan seekor sapi. Sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp23 juta beserta piala, tonggol juara, piagam penghargaan dan seekor sapi.
Panitia juga telah menetapkan hadiah bagi juara lainnya. Juara IV memperoleh Rp11 juta, juara V Rp9,5 juta, juara VI Rp7,5 juta dan juara VII sebesar Rp5,5 juta. Sementara juara VIII hingga X masing-masing mendapatkan uang pembinaan Rp3 juta ditambah piala, tonggol juara dan piagam penghargaan. Sponsor utama yang mendukung kegiatan juga akan mendapatkan ruang promosi melalui pemasangan logo pada pancang pemisah arena perlombaan.
Sementara itu, Camat Kuantan Tengah Eka Putra mengingatkan seluruh panitia agar terus meningkatkan koordinasi dan kesiapan menjelang hari pelaksanaan. Ia menilai Pacu Jalur Rayon II tahun ini memiliki tantangan lebih besar karena berlangsung bersamaan dengan MTQ Riau ke-44 yang diperkirakan menghadirkan ribuan tamu dari berbagai daerah.
Menurut Eka, salah satu persoalan yang harus segera diantisipasi adalah penanganan sampah. Lonjakan jumlah pengunjung diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya volume sampah, terutama di kawasan pusat kota dan lokasi kegiatan. Karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait memperkuat kolaborasi agar Teluk Kuantan tetap bersih dan nyaman selama berlangsungnya dua agenda besar tersebut.
“Teluk Kuantan adalah wajah Kuansing. Karena itu pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah, DLH, kelurahan dan seluruh elemen harus bersama-sama menangani persoalan sampah ini,” tegas Eka Putra.
Ia mengakui pemerintah kecamatan telah berupaya maksimal dalam sebulan terakhir. Namun masih terdapat sejumlah titik yang memerlukan perhatian lebih, salah satunya kawasan Pasar Modern Teluk Kuantan yang hingga kini masih menjadi lokasi dengan volume sampah cukup tinggi.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, panitia optimistis Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Riau ke-44 dapat berlangsung sukses. Selain menjadi ajang pelestarian budaya dan syiar Islam, dua kegiatan besar tersebut diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisata serta memperkuat citra Kuantan Singingi sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai event berskala besar. (Infotorial)










