Karimun, ForumAspirasi.id – Penguatan hubungan antardaerah menjadi salah satu harapan dalam pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Kabupaten Bengkalis (IKKB) Kabupaten Karimun masa bakti 2025–2030. Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, secara resmi mengukuhkan kepengurusan tersebut di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (7/11/2026).
Momentum ini tidak sekadar mempererat persaudaraan masyarakat Bengkalis di perantauan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Karimun.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Pj. Sekretaris Daerah Karimun Sularno, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dari kedua pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap IKKB mampu menjalankan peran sebagai wadah pemersatu masyarakat Bengkalis sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah tempat mereka bermukim.
Kasmarni juga mengingatkan pentingnya menghormati adat istiadat, budaya, serta kearifan lokal masyarakat Karimun dengan berpegang pada filosofi di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.
Menurutnya, masyarakat Bengkalis yang tinggal di Karimun memiliki kesempatan untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
“Harapan kami, semoga masyarakat kami yang ada di sini bisa membantu Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menyukseskan pembangunan Karimun agar lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Kasmarni.
Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah menilai persatuan masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat kemajuan daerah. Melalui semangat Karimun Melaju dalam Harmoni, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat solidaritas dan membangun kerja sama dengan pemerintah.
“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan. Kekuatan Karimun itu, ketika kita solid, kita akan menjadi kuat,” tegas Iskandarsyah.
Ia juga melihat peluang kerja sama strategis antara Bengkalis dan Karimun, terutama dalam mengoptimalkan potensi kawasan Selat Malaka. Menurutnya, hubungan kedua daerah dapat berkembang melampaui urusan sosial kemasyarakatan dan diarahkan pada kolaborasi yang memberikan manfaat lebih luas.
“Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi. Bukan hanya masalah warga, tetapi saya pikir ini juga menyangkut potensi strategis lintasan Selat Malaka,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kasmarni menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperjuangkan pembangunan di berbagai sektor meskipun menghadapi keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan untuk mendapatkan dukungan, termasuk dalam meningkatkan kualitas sektor pendidikan.
Mengakhiri sambutannya, Kasmarni mengingatkan agar IKKB tidak hanya mengandalkan nama besar organisasi, tetapi membuktikan keberadaannya melalui kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Jangan jadikan organisasi ini hanya besar dalam nama, tetapi harus kuat dalam kebersamaan dan nyata dalam pengabdian. Rangkul seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis yang ada di Kabupaten Karimun tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial,” pesan Kasmarni.
Pengukuhan kepengurusan IKKB masa bakti 2025–2030 ini diharapkan menjadi langkah memperkuat persaudaraan masyarakat Bengkalis di Karimun sekaligus membangun jembatan kerja sama antarpemerintah daerah. Dengan demikian, kebersamaan kedua wilayah dapat berkembang menjadi kolaborasi nyata yang mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.**









